
|
-:buat GadiS keSayanganKu:-
Saturday, 23 April 2011 • 20:18 • 0 comments Gadisku... sesungguhnya kejadianmu terlalu unik, tercipta daripada tulang rusuk Adam yang bengkok menghiasi taman-taman indah lantas menjadi perhatian sang kumbang. Kau umpama sekuntum bunga, harum aromamu bisa menarik perhatian sang kumbang untuk mendekatimu. Namun...tidak semua bunga senang untuk didekati oleh sang kumbang lantaran duri yang memagari diri, umpama mawar merah, dari kejauhan sudah terhidu akan keharumannya serta panahan warnanya yang terserlah indah mengundang kekaguman kepada sang kumbang.. tapi awas.. duri yang melingkari dirinya bisa membuatkan sang kumbang berfikir beberapa kali sebelum mendekatinya. Gadisku... Aku suka sekirannya kau seperti mawar aspirasi setiap mujahadah. Bentengilah kubu dirimu dengan perasaan malu yang bertunjangkan rasa keimanan dan keindahan taqwa kepada Allah. Hiasilah wajahmu dengan titisan wudhuk. Ingatlah bahawa cirri-ciri seorang wanita solehah ialah dia tidak melihat kepada lelaki dan lelaki tidak melihat kepadanya. Sesuatu yang tertutup itu lebih berharga jika dibandingkan dengan sesuatu yang terdedah...umpama sebutir permata yang didedahkan untuk perhatian umum dengan permata yang diletakkan dalam satu bekas yang tertutup...sudah pasti keinginan diri kuat untuk melihat permata yang tersembunyi rapi tentulah melebihi daripada yang terdedah. Wanita solehah yang taat dan patuh kepada Al-Khaliq dalam melayari liku-liku kehidupannya adalah harapan setiap insan yang bernama Adam. Namun, segalanya memerlukan pengorbanan dan mujahadah yang tinggi kerana bertentangan dengan nafsu serakah yang bersarang di dalam dirimu lebih-lebih lagi 'title' gadis yang engkau miliki, sudah pastinya darah mudamu mencabar rasa keimanan yang ada. Namun ingatlah gadisku, sesiapa yang inginkan kebaikan maka Allah pasti akan memudahkan baginya jalan-jalan kearah itu. Yang paling penting gadisku engkau mestilah mempunyai azam, usaha dan istiqamah. Gadisku... Akuilah dirimu menjadi fitnah kepada kebanyakan lelaki. Seandainya pakaian malumu kau tanggal dari tubuhmu maka sudah tidak ada lagi perisai yang dapat membentengimu. Sesungguhnya Nabi S.A.W ada mengatakan tentang bahaya dirimu "Tidak ada suatu fitnah yang lebih besar yang lebih bermaharajalela selepas wafatku terhadap kaum lelaki selain fitnah yang berpunca daripada wanita". Oleh itu gadisku, setiap langkah dan tindakanmu hendaklah berpaksikan kepada Al-Quran dan As-Sunnah. Jangan biarkan orang lain mengeksploitasi dirimu untuk kepentingan tertentu. Sesungguhnya Allah telah mengangkat martabatmu sebaris dengan kaum Adam, kau harapan ummah dalam melahirkan para mujahid dan mujahidah yang bisa menggoncangkan dunia dengan sentuhan lembut tanganmu. Gadisku... Dalam hidupmu engkau pastinya ingin disayangi dan menyayangi, itulah fitrah semulajadi setiap insan, namun ramai antara kaummu yang tewas kerana cinta. Bercinta itu tidak salah, tetapi memuja cinta itu yang salah. Ini kerana disebabkan cinta manusia sanggup menjual agama dan kerana cinta juga maruah tergadai. Gejala murtad serta keruntuhan moral muda-mudi sebahagian besarnya kerana cinta. Benarlah sabda Rasullullah S.A.W yang membawa maksud "Sesungguhnya cinta itu buta". Cinta itu mampu membutakan mata dan hatimu dalam membezakan perkara yang hak dan batil jika engkau meletakkan cinta itu atas dasar nafsu dan bukan kerana Allah S.W.T. Sebelum engkau mendekati cinta, cintailah dirimu terlebih dahulu, mengkaji hakikat kejadianmu yang begitu simbolik, yang berasal daripada setitis air yang tidak beharga lalu mengalami proses pembentukan yang direncanakan oleh Allah S.W.T. Semoga itu mampu melahirkan rasa keagungan dan kehebatan terhadap Allah dan timbul rasa cinta dan kasih kepada Penciptamu. Gadisku... Menyintai Allah dan Rasul melebihi cinta terhadap makhluk adalah cinta hakiki dan abadi kerana hati yang pecah dan retak apabila diberikan kepada makhluk pastinya akan bertambah retak dan terburai. Tetapi, apabila hatimu diserah kepada Allah sudah pasti akan bertaut kembali. Dalam usia mudamu, sibukkanlah diri dengan ilmu yang mampu menajamkan akal dan mampu membina sahsiah muslimahmu. Sesungguhnya ilmu itu cahaya dan tidak mampu bertapak dalam hati orang yang melakukan maksiat. Akhir kalam, terimalah kata-kata seorang ahli sufi iaitu Rabiatul Adawiyah sebagai renungan bersama. "Cintakan manusia itu tidak mewujudkan kabahagian yang hakiki untuk seorang insan dan ia tidak kekal abadi kerana manusia itu sering membuatkan seseorang kecewa, gagal, merasa terseksa. Oleh itu, tiada suatu cinta pun yang dapat membuahkan kebahagian dan kenikmatan yang kekal abadi kecuali cinta kepada pencipta manusia itu sendiri..." Labels: Muslimah Solehah -:Awas Fitnah Wanita!
Friday, 22 April 2011 • 08:30 • 0 comments ![]() "Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya,.." <Q. S. An-Nur (24):31> بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Allah Ta’ala berfirman: الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاء “Laki-laki adalah pengayom bagi para wanita.” (QS. An-Nisa`: 34) Dari Usamah bin Zaid radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فَتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ “Aku tidak meninggalkan satupun fitnah sepeninggalku yang lebih membahayakan para lelaki kecuali para wanita.” (HR. Al-Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 2740) Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: إِنَّ الدُّنْيا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيْها فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُوْنَ. فَاتَّقُوا الدنيا وَاتَّقوا النِّساءَ, فَإنَّ أَوَّلَ فِتْنَة بَنِي إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ فِي النِّساءِ “Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian penguasa di atasnya lalu Dia memperhatikan apa yang kalian perbuat. Karenanya takutlah kalian kepada (fitnah) dunia dan takutlah kalian dari (fitnah) wanita, karena sesungguhnya fitnah pertama (yang menghancurkan) Bani Israil adalah dalam masalah wanita.” (HR. Muslim no. 2742) Penjelasan ringkas: Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14) Ayat di atas menjelaskan bahwa kecintaan kepada wanita adalah hal yang fitrah dan bersifat alami. Karenanya bukan hal yang terlarang seorang lelaki mencintai dan menyukai wanita selama kecintaannya adalah kecintaan yang syar’i, diwujudkan dalam wujud yang syar’i, dan kecintaan tersebut tidak mengganggu ibadahnya kepada Allah Ta’ala. Hanya saja, tatkala realita kecintaan kepada wanita -sejak dahulu sampai sekarang- menjadi salah satu sebab terbesar yang membahayakan agama setiap lelaki, maka Allah dan Rasul-Nya memperingatkan akan fitnah yang satu ini. Nabi shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa fitnah wanita ini tidak hanya menimpa dan membahayakan umat ini, tapi sungguh dia telah menghancurkan umat-umat terdahulu yang lebih kuat dibandingkan mereka yaitu Bani Israil. Dan juga beliau shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa dari semua fitnah yang membahayakan kaum lelaki seperti harta, kekuasaan, dan wanita, yang paling menghancurkan dirinya adalah wanita. Banyak orang yang bisa menjaga dirinya dari fitnah harta, banyak juga orang yang tidak mau dengan kekuasaan, tapi sangat sedikit sekali orang yang bisa menolak wanita, karenanya dia merupakan fitnah yang terbesar. Karenanya wajib atas setiap lelaki yang mempunyai wanita dalam tanggungannya, baik istrinya atau anaknya atau saudarinya atau selainnya untuk menjaga dan mengawasi tanggungannya tersebut. Jangan sampai mereka merusak dirinya dan juga merusak orang lain. Karena mereka bisa menyebarkan fitnah kemana-mana dan merusak masyarakat jika tidak dijaga dengan baik. Berduaan dengannya adalah fitnah, bercambur baur dengan mereka adalah fitnah, keluarnya dia dari rumahnya tanpa keperluan adalah fitnah, menuruti semua yang mereka minta adalah fitnah, keluar dengan berdandan adalah fitnah, dan selainnya. Karenanya hendaknya setiap lelaki bertakwa kepada Allah atas amanah yang dibebankan kepada mereka. Labels: Muslimah Sejati, Muslimah Solehah |
Cafe Cik Kopi In Making
![]() TALKIE TALKING
![]() FOLLOWERS ![]() UPDATE STATUS BLOG ARCHIVE; |